• Bush English posted an update 6 months, 1 week ago

    Setiap siswa biasanya memberi respon yang berbeda-beda karena memang setiap orang memiliki persepsi yang berbeda mengenai pengalamannya. 4. Kesiapan untuk belajar mencerminkan jenis dan taraf kesiapan, misalnya dua siswa yang memiliki kecerdasan yang sama mungkin amat berbeda dalam pola kemampuan mentalnya. 2. Kesiapan untuk belajar harus dikaji bahkan diduga. “Tujuan harus tergambar dalam pikiran dan diterima oleh siswa pada saat proses be-lajar terjadi”. Karena guru harus dapat merumuskan tujuan dengan jelas dan dapat diterima. Guru dapat menjadi contoh hidup. 5. Kesempatan-kesempatan yang tersedia untuk belajar dapat diperkuat bila individu tidak merasa terancam lingkungannya, sehingga ia merasa mer-deka untuk turut ambil bagian secara aktif dalam kegiatan belajar. Hoy dan Forsyth mengatakan bahwa iklim kelas adalah aspek sosial informal dan aktivitas guru kelas yang secara spontan mempengaruhi tingkah laku. Persepsi ini mempengaruhi peri-laku individu. 1. Individu bukan hanya didorong oleh kebutuhan untuk memenuhi kebutu-han biologis, social dan emosional tetapi di samping itu ia dapat diberi do-rongan untuk mencapai sesuatu yang lebih dari yang ia miliki saat ini. 11. Proses belajar dan kegiatan yang dikaitkan kepada minat siswa saat itu da-pat mempertinggi motivasi. Hal ini terlihat dari hadirnya peserta didik untuk bersungguh-sungguh mengikuti serta melaksanakan tugas yang diberikan oleh guru pendamping, contohnya saja saat guru pendamping ekstrakurikuler tata boga, memberikan ketrampilan membuat telur asin serta memasarkannya, peserta didik SMA Kristen Petra Malang ini mampu membuat serta memasarkan telur asin buatannya tersebut.

    Pendidikan seumur hidup dapat memperlengkapi kerangka organisasi yang memungkinkan pendidikan mengambil alih tugas yang dulunya ditangani keluarga. 4. Latihan yang terbagi-bagi memungkinkan retensi yang baik. 1. Tujuan belajar dan daya ingat dapat memperkuat retensi. Media atau sumber belajar yang dari alam mampu menumbuhkembangkan daya pikir siswa secara lebih progresif. Membimbing berarti memberi kemudahan kepada anak untuk tumbuh dan berkembang secara wajar, sesuai dengan potensi yang dimiliki serta kesempatan dan peluang lingkungannya. Nilai-nilai kenegaraan dan kemasyarakatan yang terkandung dalam sila-sila Pancasila bukanlah merupakan hasil konseptualseseorang saja melainkan merupakan suatu hasil karya bangsa Indonesia sendiri yang diangkat dari nilai-nilai kultural yang dimiliki melalui proses refleksi filosofis para pendiri negara. 2. Siswa perlu mengenal potensinya dan seyogyanya dibantu untuk meren-canakan dan melaksanakan kegiatannya sendiri. 3. Siswa membutuhkan variasi tugas, bahan, dan metode yang sesuai dengan tujuan, minat dan latar belakangnya. Hal ini berlaku baik bagi guru (dalam pemilihan metode mengajar) maupun bagi peserta didik (dalam memilih strategi belajar).

    Walaupun istilah komponen yang dikemukakan berbeda-beda, namun pada intinya komponen kurikulum terdiri dari (1) Tujuan; (2) Isi dan Struktur Kurikulum; (3) Strategi pelaksanaan PBM (Proses Belajar Mengajar), dan (4) Evaluasi. Istilah tersebut meliputi : Ilmu Sosial (Social Sciences), Studi Sosial (Social Studies) dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Pendidikan karakter adalah suatu sistem penanaman nilai-nilai karakter kepada warga sekolah yang meliputi komponen pengetahuan, kesadaran atau kemauan, dan tindakan untuk melaksanakan nilai-nilai tersebut. Peningkatan kesadaran pada diri siswa dapat menanggulangi sikap kemalasan, sikap menyerahkan tanggung jawab, kurang puas, mudah kecewa, mudah tertekan oleh peraturan sekolah dan sebagainya. Tujuan SekolahTujuan sekolah sebagai bagian dari tujuan pendidikan nasional adalah meningkatkan kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut. 9. Kompetisi dan insentif bisa efektif dalam memberi motivasi, tapi bila ke-sempatan untuk menang begitu kecil kompetisi dapat mengurangi motivasi dalam mencapai tujuan. Suasana bela-jar yang dibagi ke dalam unit-unit kecil waktu dapat menghasilkan proses belajar dengan retensi yang baik daripada proses belajar yang berkepan-jangan. 3. Retensi seseorang dipengaruhi oleh kondisi psikis dimana proses belajar itu terjadi. Usaha yang aktif untuk mengingat atau menugaskan sesuatu latihan untuk dipelajari dapat meningkatkan retensi.

    6. Tingkat keterlibatan siswa secara aktif mempengaruhi tujuan yang dica-nangkannya dan yang dapat ia capai. Menurut pasal 38 ayat (1) Piagam Madinah Internasional,dinyatakan bahwa perjanjian internasional baik yang bersifat umum maupun khusus, yang mengandung ketentuan-ketentuan hukum yang diakui secara tegas oleh Negara-negara yang bersangkutan. 6. Motivasi bertambah bila para siswa memiliki alasan untuk percaya bahwa sebagian besar dari kebutuhannya dapat dipenuhi. Sistem pendidikan tinggi India sangat terpusat dan mengalami perubahan besar sejak didirikan pada tahun 1947. Sebagian besar didasarkan pada sistem pendidikan Inggris, kebijakan pendidikan terus berkembang. Kalau kita perhatikan dari kebijakan yang akan di ambil oleh para pemangku kebijakan, nantinya sebelum kurikulum nasional dievaluasi tahun 2024, satuan pendidikan akan diberikan beberapa pilihan kurikulum untuk diterapkan di sekolahnya masing-masing. Begitu juga kalau dulunya foto dapat dikembangkan menjadi film bingkai (slaid) dan film rangkai, dan lain sebagainya. 5. Aturan-aturan atau ukuran-ukuran yang ditetapkan oleh masyarakat dan pemerintah biasanya akan mempengaruhi perilaku. injope diarahkan untuk menghasilkan tenaga kerja yang produktif dalam menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan masyarakat. Sudjana (1988) berpendapat bahwa strategi pembelajaran merupakan tindakan nyata dari guru dalam melaksanakan pembelajaran melalui cara tertentu untuk mencapai tujuan pembeljaran yang telah dirumuskan.

Buckeye Broadband Toledo Proud